Mematikan Online Search di Ubuntu 12.10

Post saya kali ini masih berhubungan dengan Ubuntu 12.10 yang baru saja release. Salah satu fitur baru dari Quantal adalah kita dapat memperoleh hasil pencarian dash dari Internet (biasanya dari server Ubuntu One). Dash ini yang muncul kalau kita tekan tombol “windows” itu loh :)

Yang biasanya hanya muncul hasil pencarian dari file/aplikasi kita juga software center, kini muncul juga hasil dari Internet. Ini bisa sangat membantu, tapi juga memperlambat proses, terutama kalau Internet kita juga lambat. Tapi kalau tidak ingin jadi lambat, online search ini bisa dimatikan kok. Caranya adalah dengan melalui pengaturan Privacy yang bisa kita akses di System Settings atau dengan mengetikan “privacy” di dash.

Ubah pengaturan “include online search results” ke OFF.

Advertisements

Mematikan Opsi untuk Menambah Web Apps di Firefox untuk Ubuntu 12.10

Ubuntu 12.10 telah di-release. Banyak perbaikan dan tambahan fitur di release Ubuntu kali ini. Situs webupd8 telah me-reviewnya dengan cukup menarik. Namun, secara kasat mata sih, versi ini tidak begitu berbeda dengan versi sebelumnya.

Fitur baru dari Quantal salah satunya adalah adanya Web Apps, dimana beberapa situs populer bisa kita sulap menjadi aplikasi desktop melalui bantuan Firefox. Ketika situs populer tersebut dikunjungi melalui Firefox akan ada opsi untuk menambahkan Web Apps. Namun, untuk beberapa orang (termasuk saya), Web Apps ini tidak menarik (mungkin saya agak kuno ya :D ). Munculnya opsi tersebut setiap kali saya mengakses situs favorit saya terasa cukup mengganggu.

Oleh karena itu Firefox menyediakan pilihan untuk menonaktifkan opsi tawaran penambahan Web Apps tersebut. Caranya lewat menu Edit > Preferences > pilih tab General > hilangkan centang di “Prompt integration options for any website”. Done!

Firefox Beta atau Aurora di Ubuntu

Firefox punya 4 channel dalam perkembangannya: Nightly, Aurora, Beta, baru kemudian Final.

Firefox Channels

Firefox Channels

Artikel saya kali ini gak akan membahas detail tentang masing-masing channel, singkatnya, Nightly > Aurora > Beta > Final adalah channel dengan urutan dari versi dengan fitur-fitur paling baru namun sekaligus paling tidak stabil.

Yang akan saya bahas adalah bagaimana menginstalkannya di Ubuntu, karena saya adalah penggemar Firefox Beta. Untuk penggunaan sehari-hari, saya tidak menyarankan Anda menggunakan versi Aurora apalagi Nightly, terkecuali Anda web developer atau Firefox contributor yang benar-benar membutuhkannya. Sebaliknya untuk yang lain, saya merekomendasikan Anda semua untuk mencoba Firefox Beta, karena menurut saya sudah sangat stabil :D .

Di Ubuntu kita dapat menginstal Firefox Beta atau Aurora, atau Nightly, melalui repository PPA.

Menginstal Firefox Beta di Ubuntu (menimpa Firefox final yang sudah ada di komputer):
sudo add-apt-repository ppa:mozillateam/firefox-next && sudo apt-get update && sudo apt-get install firefox

Menginstal Firefox Aurora di Ubuntu (menimpa Firefox final/beta yang sudah ada di komputer):
sudo add-apt-repository ppa:ubuntu-mozilla-daily/firefox-aurora && sudo apt-get update && sudo apt-get install firefox

Menginstal Firefox Nightly di Ubuntu (dapat diinstal terpisah, akan muncul dengan nama “Nightly”, bukan “Firefox”):
sudo add-apt-repository ppa:ubuntu-mozilla-daily/ppa && sudo apt-get update && sudo apt-get install firefox-trunk

Menginstall Linux 3.0 di Ubuntu 11.04

Beberapa waktu lalu, major release dari Linux Kernel yaitu Linux 3.0 akhirnya meluncur. Kebetulan saya mendapat berita ini dari Google+, kemudian beberapa jam kemudian Torvalds mengumumkannya di lkml.org.

Status Linus Torvalds di Google+: "3.0 pushed out"

Status Linus Torvalds di Google+

Di Ubuntu, kernel ini akan mulai digunakan di versi Ubuntu yang berikutnya yaitu 11.10, namun ternyata bisa juga di-installkan di Ubuntu 11.04.  Kernel ini dilaporkan memiliki support yang lebih baik untuk prosesor baru seri Intel Sandy Bridge dan AMD Fusion. Selain itu Linux 3.0 juga mendukung filesystem Btrfs.

Continue reading

Tentang Elementary OS

Berangkat dari icon-pack yang dibuat untuk desktop GNOME, nama Elementary melambung tinggi, dan mulai merambah area desain lain di luar icon-pack, seperti theme untuk gtk yang sangat populer, yang bahkan dibuatkan banyak versinya oleh desainer lain, hingga versi KDE,dan nautilus-elementary (modifikasi file manager default GNOME dengan tampilan lebih minimalis) yang menjadi file manager default beberapa distro berbasis Ubuntu.

Siapa sangka, tim ini semakin eksis di dunia software setelah membuat beberapa aplikasi menarik untuk GNOME yang tetap memegang filosofi kesederhanaan dan minimalis, seperti postler, dexter, lingo, dan lain-lain. Akhirnya, pada awal 2011 kemarin tim Elementary meluncurkan distro linux varian Ubuntu dengan nama Elementary OS 0.1: Jupiter.

Continue reading

“Aero Snap” di Compiz

UPDATE: Compiz yang terbaru sudah memiliki fitur ini secara default

Sebagai pecinta OS Linux, tentu tidak serta merta kita membenci produk Microsoft. Windows 7 misalnya, saya secara pribadi menyukai fitur Aero Snap pada Windows 7 (fitur yang sama pada desktop KDE, entah yang mana yang duluan). Aero Snap adalah fitur desktop yang membuat kita bisa me-maximize window bila kita drag ke atas layar, membaginya jadi setengah layar bila kita drag ke kiri atau ke kanan. Ingat? Saya suka fitur tersebut.

Sayang sekali, desktop saya menggunakan GNOME, dan tidak seperti KDE yang mendukung fitur tersebut. Akhirnya saya menemukan sebuah artikel di omgubuntu.co.uk yang menjelaskan bahwa GNOME (2.x) bisa melakukan Aero Snap dengan bantuan Compiz Fusion dan wmctrl. Berikut akan saya jelaskan caranya, OS yang saya gunakan berbasis Debian, sehingga ini berlaku juga untuk Ubuntu, Linux Mint, dan OS berbasis Debian atau Ubuntu lainnya yang menggunakan GNOME versi 2.x.

Aero Snap di Linux Mint Debian

Drag satu window ke kiri, Snap! Window lainnya ke kanan, Snap! Terkadang bisa sangat membantu pekerjaan.

Continue reading